Teluk Wengkay-Kumpulan Cerpen Karya Korrie Layun Rampan


Teluk Wengkay, diambil dari salah satu judul cerpen dalam buku ini, bercerita tentang sepasang kekasih yang gagal melakukan pernikahan karena kematian Sofa, sang mempelai wanita. Korrie menggambarkan perpisahan Sofa dan Wey dalam balutan romantika dialog kedua tokoh dengan berlatar sebuah rumah di tepi teluk danau.

PicsArt_1372727316978

foto: dokumen pribadi

Kumpulan cerpen dalam buku yang ditulis pada masa Orde Baru (kecuali “Teluk Wengkay”–ed) ini ditulis dalam eskapisme romantik, yang dilakukan sebagai bentuk perlawanan rezim Orde Baru.

Intensitas yang dimunculkan dalam cerpen-cerpen ini memperlihatkan suatu perlawanan simbolik terhadap perusakan manusia dan lingkungan hidup oleh penguasa yang korup dan tiranik.

(Korrie Layun Rampan, Maret 2003).

Salah satunya terdapat dalam cerpen berjudul Guci, menggambarkan ketidakadilan yang dirasakan seorang tokoh yang tinggal dalam lingkup amat terasing. Selain itu, latar belakang yang digambarkan Korrie dalam cerpennya mampu melukiskan bagaimana gap antar kaum pada cerita ditulis. Bahkan, terkadang saya rasa suasana yang digambarkan dalam cerita juga cukup representatif dengan masa sekarang~backsound: Anak Jalanan dari Sandy Sandoro😛

Romantika pada masa penulisan juga digambarkan dalam salah satu cerpen berjudul Perkawinan, yang ditulis sebagai hadiah pernikahan ke-25 Bapak-Ibu HB Jassin yang menurut saya tidak kalah romantisnya dengan cerita cinta Habibie-Ainun🙂 dengan salah satu dialognya yang amat manis :

Jika tak ada cinta di hatimu untukku, berikan sayang. Jika tak ada sayang berikan kasih. Jika pun tak ada kasih, berikan pengorbanan.

Witting tresna jalaran saka kulina!

Selain ke-3 judul cerpen tersebut, masih terdapat delapan kisah yang dikemas dengan cerdas dan epik. Dengan latar belakang yang beragam namun mampu menggambarkan keadaan masyarakat pada masa itu.

6 thoughts on “Teluk Wengkay-Kumpulan Cerpen Karya Korrie Layun Rampan

  1. Kak mau tau tentang kumpulan cerpennya korrie layun rampan yang malam putih dong kalo berkenan tolong dipost🙂 terimakasih

  2. Mm aku ada kesulitan buat resensi dan bukunya itu malam putihnya korrie layun rampan. Yasudah deh terimakasih kak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s