Kampung Bahasa Inggris, Pare-Kediri


Pare kayanya jadi salah satu icon kalau kita berkunjung ke Kediri, dan ya! Kampung Inggris jadi salah satu destinasi buat yang pengen dapet hal baru dalam belajar. Minimal kita menyisihkan waktu dua minggu untuk belajar di sini. Jadi, disebut Kampung Inggris kalau kata saya sih karena disini lembaga dan atau tempat kursus bahasa inggris berjubel dimana-mana. Emang bedanya apa dengan tempat belajar bahasa inggris di kota lain? Nah, mari kita bahas satu-satu:

  1. Tempat-tempat kursus jadi satu koloni disini. Bisa dibilang tiap beberapa meter ada tempat kursus lah, terutama kursus bahasa Inggris (karena ada juga kursus bahasa arab, mandarin, jepang, sampai tempat kursus untuk persiapan masuk universitas-universitas negeri terkemuka di Indonesia).
  2. Program-program yang terdiferensiasi dengan detail, mulai speaking, writing, TOEFL, translation, sampai job interview, bahkan program-program pengembangan diri semacam enterpreneur training dan outbound&teambuilding juga terdapat di beberapa lembaga di Pare.
  3. HARGA, ini yang paling penting, murah abis! Rata-rata program mulai 150-600rb, tergantung jenis, lembaga, dan lamanya mengikuti program mulai dari dua minggu sampai enam bulan, bahkan setahun.
  4. Belajar intensif tiap hari, ini yang penting. Pembelajaran yang dilakukan tiap hari menjadi pembiasaan, sehingga menurut saya wajar sampai tersemat nama Kampung Bahasa Inggris di Pare ini.
  5. Suasana. Kita dapet pembaruan suasana dalam belajar tentunya. Salah satunya kebiasaan disini, seperti bersepeda. Disini kemana-mana kita pake sepeda dan kebiasaan kita bersepeda inilah yang jadi salah satu yang dikangenin di Pare. Pulang-pulang langsung pengin sepeda #plaaaak
  6. Biaya hidup? Tenang aja disini biaya hidup sangat terjangkau, kalau dikalkulasikan, ini biaya yang saya keluarkan selama dua minggu hidup di Pare:
    • Biaya program  : Rp 125.000,- (saya ikut program speaking yang dua minggu, harga bergantung lembaga dan program)
    • Kostan+sewa sepeda  : Rp 150.000,- (banyak kosan yang membuka layanan bulanan, mingguan, bahkan harian, juga penyewaan sepeda, kalau rame-rame bisa jauh lebih murah, saya sendirian disini)
    • Biaya makan 2 minggu  : Rp 150.000,- (rata-rata saya makan Rp 10.000,- perhari bisa kurang bisa lebih, pokoknya makan sama ayam itu goceng jadi)
    • Internet? Gausah hawatir, meskipun suasananya masih pedesaan wi-fi dimana-mana bos! Unik kan

TOTAL  : RP 425.000,-

images2

selain becak dan sepeda, ‘odong-odong’ kaya gini juga jadi pilihan siswa buat sekedar keliling-keliling kampung
gambar pinjem dari genuardis

daffodils copy

Daffodils, lembaga tempat saya belajar, terkenal dengan program speakingnya

1000121_638525622837877_92766422_n copy

sebagian classmates saya, kemana-mana bersepeda apalagi bareng sahabat, how beautiful!
(kiri-kanan): endar, ugi, dan fiqih.

images3

Meski suasananya pedesaan, banyak tempat-tempat makan yang enak buat jadi tongkrongan, dengan menu harga terjangkau🙂
gambar pinjem dari surya

FYI, kalau mau daftar sebaiknya sebelum tanggal 10 atau 25 sudah ada di Pare, karena program rata-rata dimulai sekitar tanggal segitu tiap bulannya.

Nah buat yang luang dan ingin ngisi waktu buat belajar sembari dapet pembaruan recommended banget nih. Atau yang baru lulus SMA tapi ga kuliah dan ga kerja, disarankan banget ikut program disini, karena ada beberapa lembaga juga yang langsung menyalurkan peserta didiknya ke lapang setelah belajar, dengan waktu minimal belajar 6 bulan. Soal biaya ga perlu khawatir, program yang 6 bulan-setahun rata-rata Rp 600.000-1.500.000,-. Selain belajar akademis, kebiasaan disini juga jadi pelajaran hidup buat kita, seperti bersepeda dan hidup sederhana :-)

Untuk info mobilisasi nih:
Angkot         : 0857-3582-8618 atau 0813-3518-7694 (Bpk. Imam)
Ojek            : 0857-3697-7499 atau 0821-4201-7609 (sodaranya ibu kost saya)
Travel          : 0857-5500-0277 (eureka travel)

17 thoughts on “Kampung Bahasa Inggris, Pare-Kediri

  1. Saya baru ingat …
    Beberapa tahun yang lalu Sekolah anak-anak saya … mengadakan kerjasama dengan salah satu lembaga pengajaran bahasa Inggris … dan mereka berasal dari Pare juga kalau tidak salah …

    Setelah membaca tulisan ini … saya jadi semakin mengerti …
    Indonesia itu memang bermacam ragam … ya …
    dan saya rasa fenomena ini sangat menarik

    Salam saya

  2. Ex daffodils ya? Ade saya baru rencana belajar disana. Mohon share pengalaman di daffodils + camp jika berkenan di email saya untuk referensi. Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s